Logo Bloomberg Technoz

Pelaku Usaha Sambut Stimulus Ekonomi, Harap Suku Bunga Turun

Merinda Faradianti
17 September 2025 13:40

Ilustrasi sektor padat karya industri tekstil Sritex. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi sektor padat karya industri tekstil Sritex. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menyebut jika Program Paket Kebijakan Stimulus Ekonomi tahun 2025 dapat memberikan angin segar bagi pelaku industri. Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa Sastraatmaja mengatakan, yang diharapkan pelaku industri adalah penurunan suku bunga pinjaman.

Diketahui, program stimulus ekonomi ini terdiri dari delapan program akselerasi ekonomi 2025, empat program berlanjut pada 2026, dan lima program andalan pemerintah untuk menyerap tenaga kerja. Salah satunya, PPh Pasal 21 DTP untuk Pekerja di Industri Padat Karya.

"Dampak positif ada, karena kebijakan ini adalah kebijakan yang diperpanjang masa berlakunya. Seperti penurunan suku bunga pinjaman yang dapat menggerakkan roda ekonomi nasional," katanya pada Bloomberg Technoz, Rabu (17/9/2025).


Menurutnya, pemerintah perlu melakukan kajian agar dapat menghadirkan kebijakan stimulus yang ditunggu-tunggu dunia usaha. Pasalnya, dengan penurunan daya beli masyarakat membuat lesunya dunia usaha.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah, bahwa sektor food and beverages (F&B) akan bergairah seiring diberlakukannya stimulus ekonomi tersebut.