Logo Bloomberg Technoz

Ia menambahkan, penyaluran kredit ke sektor riil diharapkan akan menciptakan multiplier effect yang kuat, "[yang] diharapkan nanti akan [memberikan dampak] lebih, sehingga ekonomi kita akan bergulir ke depan."

Sebelumnya, Menkeu Purbaya mengestimasikan serapan dana atau realisasi kredit masyarakat yang berasal dari Himbara akan berjalan cepat.

Purbaya memperkirakan, para industri, khususnya sektor riil akan memanfaatkan fasilitas kredit tersebut selama satu bulan ke depan sejak dana dicairkan ke perbankan Jumat pekan lalu.

Dia berkaca pada masa pandemi Covid-19 2021 lalu. Saat itu, pemerintah juga menggelontorkan dana kepada perbankan, yang langsung terserap hanya dalam waktu selama 1 bulan.

"Waktu pengalaman 2021 begitu kita injeksi ke sistem, mungkin setengah atau hampir 1 bulan sudah mulai kelihatan pembalikkan arah kredit. Jadi saya pikir tidak akan lama lagi kita lihat ekonomi yang lebih bergairah," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, estimasi serapan dana kredit paling lambat akan tersalurkan maksimal dalam waktu 4 bulan ke depan.

Dia juga menegaskan kebijakan tersebut guna membuat Himbara berfikir keras dan masing-masing mencari cara agar dapat menggunakan dana tersebut semaksimal mungkin dalam menyalurkan kredit.

Sebab, Purbaya menilai selama ini pada Himbara kerap dimanjakan oleh berbagai aset investasi yang likuid, atau yang memiliki tingkat keuntungan (return) yang cukup tinggi. 

"Saya suruh mereka berpikir sendiri. Mereka kan orang-orang pintar. Cuma selama ini males, karena bisa menaruh di tempat yang aman, nggak ngapain-ngapain, dapat spread yang cukup, untung besar," jelasnya. 

(lav)

No more pages