Logo Bloomberg Technoz

Dalam pengaduannya, pengacara tersebut membagikan salinan rangkaian surat elektronik atau surel (email) dari 2020, di mana dia menanyakan tentang akunnya yang dinonaktifkan secara keliru dan menyebutkan bahwa telah menghubungi Meta terkait hal ini sejak 2017 lalu.

“Juga, jika Anda bertemu dengan Mark Zuckerberg yang lebih muda dan lebih kaya, tolong sampaikan salam saya dan dia membuat saya sangat kesal setiap hari,” tulis pengacara Mark Zuckerberg dalam sebuah surel.

Sang pengacara bernama Mark Zuckerberg sudah lama dihantui oleh kehadiran CEO Meta Mark Zuckerberg. Dia bahkan membuat situs web iammarkzuckerberg.com, di mana menceritakan bagaimana hidupnya dibentuk oleh nama Mark Zuckerberg.

“Saya tidak bisa menggunakan nama saya dengan mudah saat melakukan reservasi atau berbisnis, karena orang-orang mengira saya penelepon iseng lalu menutup teleponnya,” kata Mark Zuckerberg. “Hidup saya terkadang terasa seperti iklan Michael Jordan di ESPN, di mana nama orang biasa menyebabkan kebingungan terus-menerus.”

Meskipun pengacara tersebut mungkin bukan miliarder ternama, dia juga bukan orang biasa karena bagaimanapun namanya adalah Mark Zuckerberg. Terkadang dia terbang ke Las Vegas untuk menjadi pembicara, karena dirinya merupakan tokoh yang dihormati dalam hukum kepailitan. 

Meski demikian, bahkan di wilayahnya sendiri, dia tak bisa bisa lepas dari Mark Zuckerberg yang lain. “Saat berbicara di Las Vegas, seorang sopir limusin menunggu saya di dasar eskalator dengan papan bertuliskan ‘Mark Zuckerberg,’ yang menyebabkan kekacauan karena kerumunan besar yang kecewa telah menunggu,” tulis Mark Zuckerberg.

Secara rutin, pengacara tersebut mengatakan dia menerima panggilan telepon dan pesan yang ditujukan untuk sang pendiri perusahaan teknologi, yang terkadang berisi ancaman pembunuhan dan permintaan uang. Namun ketika gangguan harian ini berubah menjadi potensi kehilangan pendapatan, sang pengacara bernama Mark Zuckerberg kehilangan kesabarannya terhadap CEO Meta Mark Zuckerberg.

“Kami tahu ada lebih dari satu Mark Zuckerberg di dunia, dan kami sedang menyelidiki akar permasalahan ini,” ujar perwakilan Meta kepada 13WTHR.

Di sisi lain, sang pengacara bernama Mark Zuckerberg mengatakan dalam situs webnya bahwa dirinya sama sekali tak memiliki niatan buruk terhadap CEO Meta. “Saya berharap yang terbaik untuknya, tetapi izinkan saya memberi tahu Anda ini: Saya akan memimpin proses pencarian 'kebangkrutan Mark Zuckerberg'. Dan jika dia mengalami kesulitan keuangan, dan kebetulan berada di Indiana, saya dengan senang hati akan menangani kasusnya demi menghormati nama samaran kami,” tutur pengacara tersebut

(far/wep)

No more pages