Pencopotan Cook dikhawatirkan mencederai independensi bank sentral. Ini menjadi faktor risiko penurunan peringkat utang (rating) AS. Kalau sampai terjadi, maka akan menjadi bencana bagi pasar keuangan global.
Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi bergejolak, biasanya investor memilih emas untuk menyelamatkan portofolio mereka.
Pelengseran Cook juga bisa menjadi pembuka jalan bagi Trump untuk menempatkan sosok yang satu frekuensi dengannya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Trump menghendaki kebijakan moneter longgar dengan suku bunga rendah.
Kemungkinan penurunan suku bunga acuan pun membesar. Mengutip CME FedWatch, probabilitas pemangkasan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) ke 4-4.25% dalam rapat September adalah 88,7%. Naik dibandingkan posisi 26 Agustus yang sebesar 87,8%.
Sementara peluang suku bunga acuan bertahan di 4,25-4,5% adalah 11,3%. Turun ketimbang sebelumnya yang sebesar 12,2%.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan lebih menguntungkan saat suku bunga turun.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 59. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Akan tetapi, investor patut hati-hati karena indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 100. Paling tinggi, sangat jenuh beli (overbought).
Dengan begitu, sebenarnya harga emas berisiko turun hari ini. Target support terdekat adalah US$ 3.380/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 3.357/troy ons bisa menjadi target selanjutnya.
Support lanjutan ada di rentang US$ 3.347-3.331/troy ons.
Adapun target resisten terdekat adalah US$ 3.407/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga emas dengan target paling optimistis di US$ 3.457/troy ons.
(aji)



























