Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah setidaknya tengah mendorong melalui berbagai cara seperti perluasan cakupan jaringan fiber optic menjadi 90% untuk level kecamatan. Tujuannya memastikan akses yang adil terhadap layanan digital di seluruh negeri.

Lantas, mempercepat transformasi data nasional, dengan target peningkatan Indeks ITDN dari 49,20 menjadi 52,53 di 2029. Terakhir, ,eningkatkan konsumsi listrik per kapita, sebagai enabler utama ekosistem digital, dari 1.337 kWh menjadi 1.720 kWh hingga empat tahun mendatang.

Upaya Mendorong Investasi Pusat Data

Demi mendorong investasi pada pusat data, pemerintah telah melakukan relaksasi regulasi termasuk kebijakan pembebasan syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk produk asal AS yang menyasar pada sektor tertentu - salah duanya ICT dan pusat data.

Data pemerintah termuat bahwa sudah terdapat 12 perusahaan teknologi asal Amerika yang berinvestasi pusat data di Tanah Air, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia menerangkan  lokasi investasi dari Amazon Web Services (AWS) berada di Jawa Barat. Lalu ada Microsoft, Equinix, hingga EdgeConneX. Perusahaan lainnya yang juga diungkapnya yakni Google Cloud, Wowrack, Cloudflare, Braze, hingga Anaplan.

Oracle juga turut berencana membangun pusat data ke Batam dengan nilai investasi US$6 miliar (sekitar Rp97,7 triliun), klaim Airlangga.

Sementara, tantangan terbesar investasi pusat data di Indonesia adalah regulasi, seperti diungkapkan AREA31, salah satu salah satu penyedia pusat data dan infrastruktur digital. Mereka pun mendorong pemerintah untuk memperkuat dan memperketat penerapan dari Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) agar data warga Indonesia tak bocor.

(far/wep)

No more pages