RI Buka Opsi Impor Minyak dari Benua Amerika
Azura Yumna Ramadani Purnama
18 March 2026 21:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang impor minyak mentah dari sejumlah sumber alternatif seperti Rusia dan beberapa negara lain di benua Amerika, termasuk Venezuela.
Pertimbangan itu muncul setelah adanya penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur perdagangan migas akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kementeriannya menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terjadinya pengetatan pasokan dari Timur Tengah, termasuk mendiversifikasi impor dari Rusia hingga Venezuela.
Terlebih, kata Yuliot, negara barat seperti Amerika Serikat (AS) mulai melonggarkan sanksi yang dikenakan terhadap negara-negara tersebut.
“Untuk antisipasi, seluruh kemungkinan itu bisa kita siapkan. Karena untuk berapa ketersediaan minyak, Amerika juga sudah melepaskan untuk beberapa negara,” kata Yuliot dalam konferensi pers, di Rest Area KM397A Batang-Semarang, Rabu (18/3/2026).






























