Bos Djarum Bicara soal Kutukan Generasi Ketiga Konglomerasi
Pramesti Regita Cindy
06 August 2025 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono mengungkapkan pandangannya terkait fenomena pewarisan bisnis dalam keluarga konglomerat. Hal ini sekaligus menanggapi narasi yang populer beredar di kalangan masyarakat, yakni 'kutukan generasi ketiga', di mana bisnis keluarga kerap mengalami kemunduran setelah melewati dua generasi pendiri.
Victor menyebut struktur Grup Djarum pun tak jauh berbeda dari pola umum bisnis keluarga lainnya dimulai dari founder atau pendiri, lalu berkembang lewat kerja sama saudara (kakak-adik), dan berlanjut menjadi konsorsium antar sepupu.
Dia juga mencontohkan silsilah keluarganya sendiri, di mana sang kakek memiliki dua putra, yakni Bambang Hartono dan Budi Hartono, dan dari sana berkembang hingga ke generasi ketiga yang kini dipegang oleh dirinya dan sang adik, Martin Hartono. Pada dasarnya, terdapat tujuh orang yang mengelola usaha dalam generasi tersebut. Sementara itu di generasi berikutnya, sudah terdapat 18 orang --baik dari keluarga Victor, keluarga Martin, serta sepupu lainnya.
"Dari generasi ke satu ke [generasi] kedua, itu [turunan sahamnya] yang selamat, tinggal 30%. Ini statistik dunia. Ini [awalnya] 100% gitu ya. [dari generasi pertama ke kedua] sampai sini 30%. [dari generasi kedua ke ketiga] sampai sini 14%. [dari generasi ketiga keempat] sampai di sini di bawah lagi 4%. [dari generasi keempat dan seterusnya] di bawah lagi 1%," papar Victor dalam acara Meet The Leaders by Universitas Paramadina pertengahan Juli lalu, dikutip Rabu (6/8/2025).
"Katanya ada kutukan generasi ke-3, segala macam. 'Oh 100%, 30%, 14%. Paling banyak saya bilang 70% jatuh disini [generasi pertama ke kedua]. [jadi] jangan salahin generasi ke-3 [kalau bisnis enggak berkembang], lah dari sini ke sini aja udah jatuh 70%," lanjut dia.





























