Logo Bloomberg Technoz

Telaah Alasan Tambang Martabe Mau Dioper ke Perminas, Bukan Antam

Azura Yumna Ramadani Purnama
03 February 2026 14:20

Tambang emas dan perak Martabe milik G-Resources Group Ltd. (Dadang Tri/Bloomberg)
Tambang emas dan perak Martabe milik G-Resources Group Ltd. (Dadang Tri/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar industri minerba memandang rencana pemerintah menugaskan PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) untuk mengelola tambang emas Martabe dilakukan untuk memperkuat kelembagaan BUMN baru tersebut.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar memandang langkah tersebut ditimbang pemerintah agar lingkup bisnis Perminas makin luas termasuk mengelola mineral strategis seperti emas.

“Betul pada awalnya Perminas dikaitkan dengan LTJ [logam tanah jarang], tetapi karena ini ‘kelembagaan usaha baru’ jadi bisa dikembangkan atau diperluas lingkup bisnisnya. Selanjutnya tinggal bagaimana manajemen mampu membuat skala prioritas dan pengembangan,” kata Bisman ketika dihubungi, Selasa (3/2/2026).


Bagaimanapun, lanjut dia, pemerintah belum memberikan pernyataan secara detail ihwal pembentukan Perminas serta fokus usaha dari BUMN baru tersebut.

Dia meyakini pemerintah lebih memilih Perminas untuk mengelola tambang Martabe yang dicabut izinnya guna menghindari pemberian beban tambahan ke BUMN eksisting seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam.

Seorang karyawan memeriksa sampel inti bor di gudang inti bor di tambang emas dan perak Martabe di Batang Toru, Sumut./Bloomberg-Dadang Tri