Logo Bloomberg Technoz

Deretan Emiten Rancang Buyback Saat Pasar Volatil

Recha Tiara Dermawan
03 February 2026 18:20

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah emiten melanjutkan aksi pembelian kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar yang volatil.

Manuver itu dilakukan menyusul tekanan pasar yang meningkat beberapa hari terakhir, termasuk penghentian perdagangan atau trading halt beruntun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu.

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengumumkan rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp250 miliar. Periode pelaksanaan buyback itu dijadwalkan berlangsung mulai 29 Januari 2026 sampai 28 April 2026.


Dana yang digunakan untuk aksi tersebut berasal dari saldo kas internal perusahaan yang telah disisihkan sebelumnya, sehingga tidak mengganggu kegiatan operasional.

“Dana tersebut termasuk seluruh biaya yang telah dikeluarkan Perseroan pada buyback yang dilakukan selama periode 29 Januari 2026 sampai dengan 28 April 2026 serta termasuk biaya transaksi, biaya perantara perdagangan, dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi buyback,” tulis manajemen RAJA, dikutip Selasa (3/2/2026).