Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, pembangunan industri terkait komoditas dan investasi di sektor hilir yang berkelanjutan di Indonesia diharapkan berkontribusi pada metrik eksternal yang stabil, di tengah meningkatnya ketidakpastian eksternal.

S&P akan menurunkan peringkat utang jika utang pemerintah umum neto meningkat secara tahunan lebih dari 3% terhadap PDB.

Selain itu, pembayaran bunga pemerintah umum akan melampaui 15% pendapatan secara berkelanjutan, atau
Perlambatan struktural dalam penerimaan ekspor, yang mendorong kebutuhan pembiayaan eksternal bruto secara konsisten di atas tingkat yang setara dengan jumlah penerimaan giro berjalan dan cadangan yang dapat digunakan.

Sebaliknya, skenario kenaikan peringkat utang akan terjadi jika perbaikan material dalam metrik eksternal Indonesia mengakibatkan utang luar negeri neto yang sempit turun di bawah 50% dari penerimaan giro berjalan. kemudian, kebutuhan pembiayaan eksternal bruto turun di bawah 50% dari jumlah penerimaan giro berjalan dan cadangan yang dapat digunakan.

Peringkat S&P untuk Indonesia mencerminkan prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, pengaturan kebijakan yang hati-hati, dan beban utang luar negeri dan pemerintah neto yang relatif ringan.

"Kendati demikian, kekuatan-kekuatan ini diimbangi oleh PDB per kapita yang moderat, basis ekspor dan pendapatan fiskal yang ketat, sektor keuangan domestik yang kurang dalam dan terdiversifikasi dibandingkan negara-negara lain," demikian tercantum dalam laporan. 

(lav)

No more pages