Logo Bloomberg Technoz

Baku Tembak AS-Iran Memanas, Negosiasi Damai Kian Rapuh

News
07 June 2026 10:00

Konflik Timur Tengah Meluas Pasca AS - Israel Serang Iran (Diolah)
Konflik Timur Tengah Meluas Pasca AS - Israel Serang Iran (Diolah)

Jennifer A. Dlouhy, Arsalan Shahla dan Sara Gharaibeh - Bloomberg News

Bloomberg, Pasukan militer Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terlibat aksi saling serang dalam sepekan terakhir. Eskalasi ini menandai kemunduran paling serius sejak kesepakatan gencatan senjata yang rapuh dimulai, sekaligus memperlihatkan minimnya kemajuan dalam perundingan damai sementara kedua belah pihak.

Komando Sentral AS (Centcom) mengumumkan melalui media sosial pada hari Minggu (7/6) bahwa mereka berhasil menembak jatuh dua pesawat nirawak (drone) milik Iran. Drone tersebut dinilai mengancam jalur pelayaran maritim internasional di Selat Hormuz. Sejauh ini, tidak ada laporan mengenai kerusakan fasilitas akibat insiden itu.


Sebelumnya pada hari Jumat, Centcom mengatakan bahwa enam rudal balistik yang ditembakkan ke arah Bahrain dan Kuwait berhasil dicegat, sementara satu rudal lainnya gagal mencapai target. Penghadangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah empat pesawat nirawak yang mengarah ke Selat Hormuz dilumpuhkan. Sebagai aksi balasan, militer AS langsung menggempur situs radar pengawas pantai milik Iran di Goruk dan Pulau Qeshm.

Di Washington, pemerintahan Donald Trump mulai menggulirkan rencana kontroversial untuk mengalihkan aset-aset Iran yang dibekukan di AS. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membantu negara-negara sekutu AS di Teluk Persia membangun kembali wilayah mereka dari kerusakan akibat serangan Teheran, sekaligus mendanai perbaikan kerusakan di masa depan.