Logo Bloomberg Technoz

SKK Migas Pastikan Blok Tuna Tak Terpengaruh Sanksi Uni Eropa

Azura Yumna Ramadani Purnama
25 July 2025 18:55

Platform migas lepas pantai./Bloomberg-Eric Thayer
Platform migas lepas pantai./Bloomberg-Eric Thayer

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan sanksi Uni Eropa terhadap Rusia tidak bakal berdampak signifikan pada rencana pengembangan Blok Tuna.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro beralasan salah satu pemegang hak partisipasi Blok Tuna saat ini, JSC Zarubezhneft tetap bisa melanjutkan portofolio migasnya di sejumlah negara.

Dengan demikian, menurut Hudi, investasi Zarubezhneft lewat anak usahanya Zarubezhneft Asia Limited (ZAL) di Blok Tuna bakal tetap berlanjut. SKK Migas belakangan menagih proyek ini bisa onstream pada 2028 atau 2029 mendatang.


“Dari hasil evaluasinya mereka juga, kalau umpamanya itu murni dipegang oleh ZN [Zarubezhneft], ya semestinya bisa berjalan,” kata Hudi kepada awak media, di Jakarta Selatan, Jumat (25/7/2025).

“Karena kan proyek ZN bukan hanya di Indonesia saja, untuk terkait dengan itu. Dan mereka kan pasti sudah bisa berjalan sendiri,” lanjut Hudi.