Logo Bloomberg Technoz

Bangun Smelter, INCO Baru Bisa Balik Modal hingga 10 Tahun

Artha Adventy
20 July 2025 14:00

Truk berjalan di sepanjang lintasan tambang nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan./Bloomberg-Dimas Ardian
Truk berjalan di sepanjang lintasan tambang nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten tambang, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memperkirakan, investasi atas proyek smelter yang tengah dilakukan membutuhkan waktu lima hingga sepuluh tahun untuk bisa balik modal.

Rentang waktu tersebut juga mempertimbangkan harga nikel global yang saat ini tengah mengalami tekanan.

Head of Corporate Finance and Investor Relation INCO Andaru Brahmono Adi menerangkan, koreksi harga nikel berdampak langsung terhadap estimasi imbal hasil atau return di level hilir, terutama untuk smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL).


Ketika ditanya soal waktu yang dibutuhkan hingga proyek-proyek smelter INCO bisa mulai menghasilkan keuntungan, Andaru menyebut estimasi tidak banyak berubah dari rencana semula. 

“Kurang lebih masih sama seperti dua hingga tiga tahun lalu. Masih cukup ekonomis, sekitar lima sampai sepuluh tahun, lebih dekat ke lima tahun,” katanya, dikutip Minggu (20/7/2025).