Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Diramal Naik pada Juni 2025 Akibat Harga Pangan

Dovana Hasiana
01 July 2025 09:25

Emas Perhiasan & Rokok Penyumbang Inflasi Terbesar Sepanjang 2024 (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)
Emas Perhiasan & Rokok Penyumbang Inflasi Terbesar Sepanjang 2024 (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan ekonom memproyeksi inflasi di Tanah Air akan meningkat tipis pada Juni 2025. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan harga pangan. 

Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Andry Asmoro memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik menjadi 1,8% secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada Juni 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan 1,6% (yoy) pada Mei 2025. 

Serupa, inflasi diperkirakan naik menjadi 0,2% secara bulanan atau month-on-month (mom) dibandingkan dengan deflasi -0,4% (mom) pada Mei 2025. 


“Kenaikan ini terutama didorong oleh kenaikan harga pangan, bersamaan dengan tekanan kenaikan ringan dari biaya transportasi selama periode liburan sekolah pada akhir Juni 2025. Namun, hal ini sebagian diimbangi oleh diskon pemerintah untuk layanan transportasi tertentu,” ujar Asmoro dalam siaran pers, dikutip Selasa (1/7/2025). 

Selanjutnya, Inflasi inti diproyeksikan sebesar 2,4% (yoy) pada Juni 2025, stabil dibandingkan bulan sebelumnya, menunjukkan tren inflasi dasar yang stabil di tengah rupiah yang stabil dan aktivitas domestik yang tangguh.