Inflasi AS Februari Melambat, Tapi Perang Iran Bisa Picu Lonjakan
News
12 March 2026 04:40

Augusta Saraiva - Bloomberg News
Bloomberg, Laju inflasi inti di Amerika Serikat (AS) terpantau melambat pada bulan Februari dibandingkan bulan sebelumnya. Data ini memberikan sedikit kelegaan dari tekanan harga, tepat sebelum pecahnya perang dengan Iran yang kini mengguncang stabilitas ekonomi global.
Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang dirilis Rabu (11/3), Indeks Harga Konsumen (IHK) inti—yang tidak mencakup kategori makanan dan energi—naik 0,2% dari bulan Januari. Secara tahunan, inflasi inti bertahan di angka 2,5%, yang merupakan laju paling lambat dalam hampir lima tahun terakhir.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa penurunan harga mobil bekas dan asuransi kendaraan bermotor membantu menjaga inflasi tetap terkendali bulan lalu. Hal ini terjadi meski ada kenaikan biaya pada bensin serta bahan pangan pokok seperti sayuran segar dan kopi.
Inflasi AS umumnya berada dalam tren menurun dalam beberapa bulan terakhir setelah sempat tertahan tinggi sepanjang tahun lalu. Namun, kekhawatiran baru muncul akibat perang dengan Iran yang telah mendongkrak biaya minyak, bensin, dan pupuk. Situasi ini berisiko memperburuk masalah daya beli warga Amerika menjelang pemilihan paruh waktu tahun ini.





























