Rupiah menguat bersama-sama dengan beberapa mata uang Asia, yang pagi ini dipimpin oleh won Korsel dengan penguatan 0,19%. Penguatan rupiah 0,09%, sama dengan ringgit Malaysia, lalu dolar Taiwan naik 0,05% dan peso 0,02%.
Mata uang Asia lain masih bergerak melemah dipimpin oleh yen Jepang yang turun 0,59%, yuan Tiongkok 0,01%, yuan offshore 0,01% dan dolar Hong Kong juga turun tipis 0,01%.
Indeks dolar AS pagi ini dibuka menguat tipis di 108,01 setelah kemarin melemah.
Penguatan rupiah pagi ini berlangsung ketika pasar saham domestik rebound. IHSG dibuka menguat 0,14%, penguatan pertama setelah lima hari perdagangan beruntun. Adapun di pasar surat utang, yield bergerak stabil di mana 2Y naik tipis ke 6,624%, tenor 5Y juga naik sedikit ke 6,619%. Adapun yield 10Y berubah sedikit ke 6,824%.
Analisis teknikal
Secara teknikal nilai rupiah, rupiah memiliki level resistance di Rp16.350/US$ dan selanjutnya Rp16.300/US$.
Sementara level support terdekat yang perlu dicermati ada di Rp16.390/US$. Lalu, target pelemahan kedua akan tertahan di Rp16.400/US$.
Apabila kembali menjebol kedua support tersebut, berpotensi melemah lanjutan dengan menuju level Rp16.450/US$ sampai dengan Rp16.480/US$ sebagai support terkuat.
(rui)
























