Logo Bloomberg Technoz

Reformasi Kebijakan Imigrasi, Australia Setop Golden Visa

News
22 January 2024 09:50

Ilustrasi bendera Australia. (Brendon Thorne/Bloomberg)
Ilustrasi bendera Australia. (Brendon Thorne/Bloomberg)

Ben Westcott - Bloomberg News

Bloomberg, Australia telah menghentikan sementara pengajuan visa untuk individu yang berinvestasi lebih dari A$5 juta (sekitar Rp51 miliar) ke negara tersebut. Penghentian ini merupakan bagian dari reformasi kebijakan imigrasi yang lebih luas, bertujuan untuk menarik lebih banyak pekerja dengan keterampilan tinggi.

Semua pengajuan untuk visa investasi yang dikenal sebagai Golden Visa telah ditunda. Menteri Dalam Negeri Clare O'Neil mengatakan, visa ini adalah salah satu dari "banyak aspek" dalam sistem imigrasi Australia yang akan diubah pemerintah guna "menciptakan sistem yang bermanfaat bagi negara kita."

Visa investasi serupa di negara lain telah menghadapi kritik di seluruh dunia karena diduga disalahgunakan oleh orang-orang kaya dan tidak menguntungkan negara itu sendiri. Masalah utama adalah bahwa dana yang diinvestasikan seringkali mengalir ke aset real estate atau keuangan, bukan ke sektor produktif perekonomian.

Properti di Australia (Sumber: Bloomberg)

"Sudah jelas selama bertahun-tahun bahwa visa ini tidak memberikan apa yang dibutuhkan negara dan ekonomi kita dari sistem migrasi," kata O'Neil dalam sebuah pernyataan.