Logo Bloomberg Technoz

Hilirisasi Bauksit RI Makin Hidup, Apakah Nikel Mulai Redup?

Sabrina Mulia Rhamadanty
27 July 2026 10:20

Smelter nikel yang sedang tidak beroperasi./Bloomberg-Andrey Rudakov
Smelter nikel yang sedang tidak beroperasi./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menilai lonjakan investasi hilirisasi bauksit yang sukses melampaui nikel pada kuartal II-2026 merupakan fenomena ilmiah dan wajar.

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono mengatakan booming investasi hilir bauksit tidak menandakan pelemahan pada sektor hilirisasi nikel, melainkan cerminan kedewasaan industri nikel nasional bersamaan dengan dimulainya siklus investasi besar komoditas bauksit.

“Nilai investasi hilirisasi pada komoditas bauksit yang menyalip komoditas nikel, menurut kami wajar saja. Hal ini mengingat proyek hilirisasi komoditas nikel saat ini sudah mencerminkan kedewasaan industri karena sudah dimulai sejak 6—7 tahun lalu ketika ekspor bijih mentah nikel dilarang oleh pemerintah,” kata Sudirman saat dihubungi, Senin (27/7/2026). 

Data smelter nikel di Indonesia./dok. APNI

Tahap Awal

Berbeda dengan nikel, menurut Sudirman, proyek hilirisasi komoditas bauksit baru saja memasuki tahap awal ekspansi berskala besar dan terpadu.