Ambisi Rp5 T Prabowo Benahi KRL, Maju-Mundur Impor Gerbong
Ibnu Affan
06 November 2026 11:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Awal November 2025 menjadi salah satu momentum rencana Presiden Prabowo Subianto membenahi transportasi kereta api nasional. Kala revitalisasi Stasiun KRL Tanah Abang, Prabowo mulanya membandingkan kualitas kereta Indonesia dengan layanan kereta di Eropa yang pernah ia gunakan.
Menurutnya, kualitas KRL Indonesia lebih baik dan patut dibanggakan.
Dalam kesempatan itu juga, Prabowo memberikan instruksi untuk menambah kapasitas angkutan KRL: memperbaiki gerbong yang sudah ada, serta meningkatkan kenyamanan penumpang. Instruksi tersebut kemudian berkembang menjadi persetujuan anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian KRL baru. Prabowo menyebut KAI sebelumnya mengajukan kebutuhan dana sekitar Rp4,8 triliun.
"30 rangkaian baru, 1 rangkain butuh uang US$9 juta Totalnya Rp4,8 triliun. Rp5T saya setujui," ujar Prabowo kala itu.
Prabowo juga meminta Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin untuk menyelesaikan pengadaan tersebut secepat-cepatnya, dengan memberikan waktu paling lama satu tahun.
































