Logo Bloomberg Technoz

Pengangguran di Jakarta 318 Ribu Orang, Turun 0,3%

Redaksi
06 November 2026 10:20

Warga menggunakan payung saat cuaca panas di jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga menggunakan payung saat cuaca panas di jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jumlah pengangguran di DKI Jakarta mencapai 318 ribu orang, di tengah jumlah angkatan kerja sebanyak 5,53 juta orang per Agustus 2026. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,75%, turun 0,30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 6,05%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, Kadarmanto mengatakan, berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah penduduk bekerja di Jakarta pada Agustus 2026 mencapai 5,21 juta orang, meningkat 84 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

"Lapangan usaha dengan distribusi penduduk bekerja terbesar adalah perdagangan sebesar 22,67% atau 1,18 juta orang," ujarnya dalam Berita Resmi Statistik di Jakarta, kemarin.


Jumlah angkatan kerja di Jakarta pada Agustus 2026 mencapai 5,53 juta orang. Angka tersebut terdiri atas 5,21 juta penduduk bekerja dan 318 ribu pengangguran. Dibandingkan Agustus 2025, jumlah angkatan kerja bertambah 72 ribu orang, sedangkan jumlah pengangguran berkurang 12 ribu orang.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Jakarta diklaim meningkat 0,46% menjadi 65,21% dibandingkan Agustus 2025.