“Yang terpenting adalah apakah Gedung Putih mengubah strateginya terhadap Iran,” kata Pavel Molchanov, analis di Raymond James & Associates Inc. Ia mengatakan, kesepakatan diplomatik yang berkelanjutan dan memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz dapat mendorong harga minyak turun lebih jauh. Namun, ia mengingatkan bahwa “kita sebaiknya tetap bersikap skeptis.”
Aliran minyak mentah dari Teluk Persia mulai kembali meningkat, meskipun pengiriman produk minyak masih terbatas dan risiko terhadap pelayaran tetap ada. Meningkatnya serangan Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia turut memperburuk kondisi pasar energi dan membantu mendorong kenaikan harga bensin serta solar.
Harga:
- Kontrak berjangka WTI untuk pengiriman Desember naik 0,8 persen menjadi US$91,28 per barel pada pukul 07.08 waktu Singapura.
- Minyak mentah Brent untuk penyelesaian Januari naik 3,9 persen dan ditutup pada US$98,29 per barel pada Kamis.
(bbn)
No more pages





























