Logo Bloomberg Technoz

KINERJA SEKTORAL

Industri Pertambangan Keluar dari Zona Kontraksi Q3, Tumbuh 0,91%

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 November 2026 18:10

Kawasan pertambangan Amman Mineral Nusa Tenggara. (Dok. AMNT)
Kawasan pertambangan Amman Mineral Nusa Tenggara. (Dok. AMNT)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan lapangan usaha pertambangan tumbuh 0,91% secara tahunan pada kuartal III-2026.

Dengan demikian, akhirnya sektor pertambangan tumbuh di zona positif usai terkontraksi sepanjang semester I-2026.

Sektor pertambangan tercatat menyumbang porsi sekitar 9,19% terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal III-2026, sekaligus menjadi lapangan usaha kelima terbesar yang berkontribusi terhadap ekonomi.


Secara umum, seluruh lapangan usaha pada kuartal III-2026 tumbuh positif secara tahunan. Pertumbuhan tertinggi pada sektor akomodasi dan makanan minuman yang tumbuh 11,22% dengan distribusi terhadap ekonomi sebesar 2,7%,

Kemudian, sektor jasa keuangan tumbuh 8,47% dengan distribusi terhadap perekonomian sebesar 4,01%. Selanjutnya, jasa lainnya tumbuh 8,32% secara tahunan dengan distribusi 2,07%.