Logo Bloomberg Technoz

Penopang Sektor Manufaktur Q3-2026: Makanan-Minuman Hingga Kimia

Redaksi
05 November 2026 17:10

5 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi di Pesawat (Bloomberg Technoz/Asfahan)
5 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi di Pesawat (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan industri pengolahan masih menjadi sumber tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,47% pada kuartal III-2026.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud menyebutkan industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan dengan kontribusi mencapai 1,20% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang sebesar 5,47%. Kemudian, pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh sektor perdagangan dengan sumber pertumbuhan 0,94%, sektor konstruksi 0,62%, dan sektor informasi dan komunikasi 0,49%.

Menariknya, lapangan usaha pengolahan masih berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, meski terdapat isu deindustrialisasi di Tanah Air. Faktanya, subsektor yang paling menopang industri pengolahan ialah sektor makanan dan minuman dengan kontribusi sebesar 0,50%.


"Subsektor makanan dan minuman konsisten terus menjadi sumber pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia," kata Edy dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026). 

Kemudian, adapula industri kimia, farmasi dan obat tradisional yang memberi andil pertumbuhan industri pengolahan sebesar 0,16%. Terakhir, industri logam dasar memberi andil pertumbuhan 0,14%.