1. Sorbitol
2. Isomaltitol
3. Manitol
4. Maltitol
5. Laktitol
6. Silitol
7. Eritritol
8. Thaumatin
9. Glikosida steviol
Salah satu yang belakangan menjadi sorotan adalah glikosida steviol yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. BPOM menyebut pemanis ini memiliki tingkat kemanisan 200–300 kali lebih tinggi dibandingkan gula atau sukrosa, tetapi tidak memiliki nilai kalori.
" Glikosida steviol yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana, memiliki tingkat kemanisan 200–300 kali tingkat kemanisan gula atau sukrosa, namun tidak memiliki nilai kalori," tulis BPOM.
Selain pemanis alami, BPOM juga mengizinkan enam jenis pemanis buatan. Keenamnya adalah:
1. Asesulfam-K
2. Aspartam
3. Siklamat
4. Sakarin
5. Sukralosa
6. Neotam
BPOM menjelaskan, keenam jenis pemanis buatan tersebut tidak memiliki nilai kalori. Pemanis ini dapat digunakan sebagai bahan tambahan pangan sepanjang mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.
"Penggunaan BTP Pemanis baik sebagai produk BTP Pemanis (table-top sweetener) maupun sebagai BTP Pemanis yang ditambahkan dalam produk pangan, harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis BPOM.
Ketentuan tersebut mencakup jenis pemanis yang digunakan, kategori pangan, batas maksimum penggunaan, hingga persyaratan pelabelan. Artinya, meskipun suatu jenis pemanis telah diizinkan BPOM, penggunaannya tetap harus mengikuti batas dan aturan sesuai kategori produk pangan.
(dec/spt)



























