Logo Bloomberg Technoz

Trump mengatakan dirinya dapat bekerja sama dengan DPR dan Senat yang dikuasai oposisi “jika Partai Demokrat mau bekerja sama dengan saya”. Ia juga menyinggung besarnya kewenangan yang dimiliki seorang presiden, baik ketika Kongres dikuasai sekutunya maupun pihak oposisi.

“Itulah kekuatan hak veto,” kata Trump. “Itu salah satu kewenangan terkuat yang dimiliki seorang presiden. Mereka akan mengirimkan rancangan undang-undang yang tidak masuk akal, dan saya akan memvetonya. Setelah beberapa bulan menghadapi veto, mereka akan menelepon dan berkata, ‘Bagaimana kita bisa meloloskan hal-hal ini?’”

Ketika ditanya apakah dirinya keliru memilih kandidat Senat, Ken Paxton di Texas dan Darline Graham di South Carolina, yang keduanya kalah, Trump menepis anggapan tersebut. Ia mengatakan menganggap Senator John Cornyn, petahana dari Partai Republik di Texas, sebagai “orang yang tidak loyal”. Paxton mengalahkan Cornyn dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik setelah mendapat dukungan Trump.

Pada pekan-pekan terakhir kampanye pemilihan paruh waktu, Trump berulang kali mendesak warga Amerika dalam rapat-rapat umum di berbagai wilayah untuk memberikan suara seolah-olah dirinya sendiri yang sedang mencalonkan diri.

Namun, seperti yang ia sampaikan kepada Fox News dalam wawancara tersebut: “Saya tidak suka menganggap ini sebagai kekalahan bagi saya. Nama saya tidak ada di surat suara.”

(bbn)

No more pages