Logo Bloomberg Technoz

Kematian pertama dalam wabah tersebut sempat dipertanyakan oleh Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr. Hal ini memicu perselisihan politik dengan Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sejauh ini hanya mengonfirmasi tiga dari lima kematian tersebut. Langkah ini berbeda dari praktik yang selama ini berlaku, karena lembaga tersebut tengah bekerja sama dengan kelompok ahli epidemiologi eksternal untuk menentukan kriteria yang digunakan dalam mengategorikan suatu kematian sebagai kematian akibat campak.

Amerika Serikat tengah mengalami wabah campak terbesar dalam beberapa dekade terakhir, setelah tingkat vaksinasi turun di bawah ambang batas yang diperlukan untuk memberikan perlindungan kepada kelompok dengan sistem kekebalan tubuh lemah (imunokompromais) dan orang-orang yang tidak dapat menerima vaksin.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat sebanyak 4.852 kasus campak sepanjang 2026 di 45 negara bagian. Amerika Serikat terancam kehilangan status eliminasi campak yang telah dipertahankan selama bertahun-tahun pada November, apabila penularan satu jenis virus campak yang sama terus berlangsung selama lebih dari 12 bulan.

Pada Oktober, Gubernur Kathy Hochul menetapkan status darurat menyusul peningkatan kasus campak. Kebijakan tersebut memungkinkan pemerintah negara bagian mengalokasikan sumber daya tambahan agar dapat merespons wabah dengan lebih cepat, termasuk untuk pemeriksaan dan vaksinasi.

Hingga 24 Oktober, New York telah mencatat 178 kasus campak, termasuk delapan kasus di New York City.

Menurut CDC, vaksin campak, gondongan, dan rubela (MMR) memiliki efektivitas sebesar 97% dalam mencegah infeksi setelah diberikan dalam dua dosis. Lembaga kesehatan masyarakat tersebut juga menyebutkan bahwa satu hingga tiga dari setiap 1.000 orang yang terinfeksi campak dapat meninggal dunia.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Penyakit ini menimbulkan gejala menyerupai flu, disertai ruam merah khas yang dapat menyebar ke seluruh tubuh.

(bbn)

No more pages