
Olivia Carville dan Madlin Mekelburg–Bloomberg News
Bloomberg, Jaksa Agung New York, Amerika Serikat, Letitia James, telah menambahkan tuduhan baru dalam gugatan terkait keselamatan anak terhadap TikTok Inc., dengan menuduh platform tersebut melakukan eksperimen rahasia terhadap pengguna remaja.
Tuduhan baru ini bersumber dari laporan Bloomberg Businessweek, yang didasarkan pada dokumen rahasia TikTok, mengenai uji coba algoritma yang dimulai perusahaan tersebut pada tahun 2021 dan berdampak pada sekitar 15 juta pengguna di AS, termasuk seorang remaja yang meninggal karena bunuh diri.
Untuk eksperimen tersebut, TikTok menahan fitur keamanan baru dari 10% pengguna di AS guna menguji apakah perubahan tersebut mengurangi waktu pengguna di platform.
“Akibatnya, TikTok telah membuat pengguna yang dimasukkan ke dalam A/B testing tersebut mengalami pengalaman yang secara sengaja dibuat kurang aman oleh TikTok,” kata James dalam gugatan yang telah direvisi, yang mencakup rincian eksperimen yang sebelumnya dirahasiakan dari publik.































