Logo Bloomberg Technoz

Neraca Dagang September Surplus US$3,36 M, Jauh Melebihi Proyeksi

Ibnu Affan
02 November 2026 12:10

Kondisi neraca dagang Indonesia pada Februari 2026 (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Kondisi neraca dagang Indonesia pada Februari 2026 (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$3,36 miliar pada September 2026.

Angka ini jauh lebih tinggi dari proyeksi konsensus para ekonom dan analis yang memperkirakan neraca dagang akan US$1,82 miliar.

Dibanding realisasi surplus pada Agustus lalu yang mencapai US$3,55 miliar, nilai surplus neraca dagang pada September masih lebih rendah.


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan surplus neraca perdagangan September 2026 terutama disebabkan oleh komoditas nonmigas yang surplus US$5,67 miliar. Komoditas utama penyumbang surplus pada nonmigas yaitu lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja.

"Pada saat yang sama, neraca perdagangan migas defisit US$2,31 miliar dengan komoditas penyumbang defisit adalah hasil minyak dan minyak mentah," kata Ateng dalam konferensi pers BPS, Senin (1/11/2026).