Logo Bloomberg Technoz

Pemilu AS Jadi Faktor Penentu bagi Investor Saham Asia

News
01 November 2026 14:00

Perdagangan Bursa Asia kini menenggelamkan kinerja perusahaan teknologi. dok: Bloomberg
Perdagangan Bursa Asia kini menenggelamkan kinerja perusahaan teknologi. dok: Bloomberg

Abhishek Vishnoi dan Winnie Hsu - Bloomberg News

Bloomberg, Pasar saham Asia yang didominasi saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) menghadapi faktor ketidakpastian baru dari kebijakan AS menjelang pemilihan paruh waktu (midterm elections). Hasil pemilu tersebut berpotensi mengubah arah perdagangan saham teknologi serta sektor lain, mulai dari energi bersih hingga pertahanan.

Kemenangan Partai Demokrat di kedua kamar Kongres AS diperkirakan akan meningkatkan pengawasan terhadap industri AI dan pembangunan pusat data (data center). Sebaliknya, jika Partai Republik secara tak terduga berhasil mempertahankan kendali, kesinambungan kebijakan lebih mungkin terjaga. Kondisi ini berpotensi menguntungkan produsen chip Korea Selatan dan Taiwan serta pemasok lain yang mendukung lonjakan industri teknologi AS, menurut para analis strategi pasar.


Saat ini, jajak pendapat dan pasar prediksi menunjukkan kemungkinan besar Partai Republik akan kehilangan kendali atas DPR AS (House of Representatives), sementara hasil persaingan untuk Senat masih belum dapat dipastikan.

Di luar sektor teknologi, perusahaan energi bersih China berpotensi diuntungkan jika Partai Demokrat mencatatkan hasil lebih kuat. Sementara itu, perusahaan pertahanan Jepang diperkirakan akan mendapat keuntungan lebih besar jika Partai Republik berhasil mempertahankan kendali atas Kongres.