“Dengan harga jual tetap Rp10.000, gap ekonomi menjadi sekitar Rp8.500—Rp10.000/liter. Disparitas sebesar itu berisiko meningkatkan konsumsi Pertalite karena pengguna RON 92 turun kelas. Kebijakan harga murah karena itu harus diikuti pengendalian sasaran agar kompensasi tidak makin besar dan kualitas subsidi tidak memburuk,” kata Syafruddin kepada Bloomberg Technoz, Jumat (30/10/2026).
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mengklaim harga BBM nonsubsidi maupun avtur Indonesia relatif menjadi yang termurah, dibandingkan dengan sejumlah negara tetangga dan kawasan Asia.
Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis PPN Joko Pranoto menyatakan harga BBM nonsubsidi cukup stabil pada 2025 hingga awal 2026, tetapi meroket cukup tinggi sejak Maret 2026 atau sejak konflik di Timur Tengah pecah.
Secara terperinci, pada bulan ini Pertamina menahan seluruh harga BBM seperti harga September 2026. Dia menjelaskan harga BBM tersebut relatif kompetitif dengan negara Asia Tenggara, Australia, maupun negara Asia seperti India dan Pakistan.
"Walaupun kita masih berusaha untuk menekan, tidak benar-benar menyesuaikan dengan harga market di dunia dan ini terlihat kalau komparasinya memang overall relatif kita masih lebih murah daripada negara sekitar," ungkap Joko dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (5/10/2026).
Dalam bahan paparannya, dijelaskan bahwa BBM RON 92 di Indonesia tercatat Rp15.950/liter. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan dengan Singapura yang mencapai Rp48.514/liter, Thailand Rp21.213/liter, Filipina Rp25.014/liter, Laos Rp29.024/liter, hingga Myanmar Rp37.959/liter.
Sementara itu, untuk bensin RON 95, Indonesia mematok harga Rp19.150/liter. Harga tersebut hanya sedikit lebih rendah dari Malaysia di level Rp19.822/liter, tetapi masih lebih murah dari Thailand Rp21.412/liter, Filipina Rp25.288/liter, Laos Rp34.704/liter, dan Singapura Rp48.795/liter.
Harga BBM RON 98 di Indonesia juga relatif kompetitif. Harga produk tersebut tercatat Rp19.600/liter, lebih rendah dari Malaysia Rp21.927/liter, Brunei Darussalam Rp21.873/liter, Thailand Rp26.424/liter, Filipina Rp27.301/liter, dan India Rp31.343/liter.
Untuk produk solar atau diesel, Indonesia memang bukan yang termurah. Harga solar nonsubsidi Indonesia sebesar Rp25.200/liter masih lebih tinggi dari India Rp17.830/liter dan Pakistan Rp23.967/liter, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan Singapura, Myanmar, Australia, dan sejumlah negara lainnya.
Sementara itu, untuk avtur, harga Indonesia sebesar Rp20.190/liter juga berada di antara yang terendah. Harga tersebut hanya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam sebesar Rp20.619/liter dan berada jauh di bawah Singapura Rp44.202/liter serta Malaysia Rp46.006/liter.
Kendati begitu, Joko juga menyoroti sejumlah persoalan dalam penetapan harga BBM di Indonesia, yakni harga BBM masih dikenakan pajak, sehingga ketika harga naik maka persentase pajaknya pun meningkat.
Di sejumlah negara lain seperti Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Laos, terdapat insentif pengurangan perpajakan. Joko juga mencatat Brunei Darussalam memberikan pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk BBM.
Sementara itu, Australia dan Singapura benar-benar melepaskan harga BBM sesuai harga pasar, sehingga harga BBM di kedua negara tersebut terbilang cukup tinggi.
Adapun, Malaysia memberlakukan pajak berbeda di setiap produk BBM. Sementara Singapura dan Australia secara penuh melepas semua harga produk BBM kepada mekanisme pasar sehingga harganya cenderung paling mahal.
Berikut perincian daftar harga BBM Pertamina, BP-AKR, dan Shell per 1 Oktober 2026:
Pertamina:
- Pertalite: Rp10.000
- Pertamax: Rp15.950
- Pertamax Green 95: Rp16.600
- Pertamax Turbo: Rp19.600
- Dexlite: Rp23.700
- Pertamina Dex: Rp25.200
BP-AKR:
- BP 92: Rp16.130/liter
- BP Ultimate: Rp16.760/liter
- BP Ultimate Diesel: Rp25.420/liter
Shell:
- Shell V-Power Diesel: Rp25.420/liter
- Shell Super: -
- Shell V-Power: -
- Shell V-Power Nitro+: -
Vivo:
- Revvo 92: Rp16.130/liter
- Revvo 95: Rp19.330/liter
- Diesel Primus: Rp25.420/liter
(azr/wdh)































