Logo Bloomberg Technoz

Eksposur AI Induk Google Sentuh Rp18 Kuadriliun

News
30 October 2026 17:10

Google. Cloud (Dok: Bloomberg)
Google. Cloud (Dok: Bloomberg)

Bloomberg, Alphabet Inc. menyatakan bahwa permintaan terhadap layanan cloud-nya meningkat dengan pesat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan antrean kontrak cloud yang belum dipenuhi. Meski demikian, lebih dari sepertiga pertumbuhan kuartalan tersebut berasal dari bisnis patungan yang sebagian sahamnya dimiliki perusahaan.

Ungkapan tersebut tercantum dalam laporan kuartalan pada hari Kamis yang menguraikan paparan risiko kecerdasan buatan yang melampaui apa yang dibahas Alphabet selama konferensi pendapatan sehari sebelumnya. 

Selain komitmen pembelian lebih dari US$1 triliun, sewa di masa depan, dan kewajiban lain yang diungkapkan oleh Direktur Keuangan Anat Ashkenazi dalam panggilan investor, laporan tersebut mencantumkan sekitar US$98,5 miliar dalam bentuk komitmen kontinjensi yang mungkin harus ditanggung perusahaan di bawah kondisi tertentu. 


Angka tersebut naik sekitar US$23 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya.

Saham induk Google anjlok sebesar 13%—rekor penurunan—pada hari Kamis menjadi US$283,82, sehingga menghapus hampir US$500 miliar nilai pasar.