Logo Bloomberg Technoz

ISU KELISTRIKAN

Smelter Dicoret dari DMO, Isu Batu Bara PLN Belum Tentu Teratasi

Azura Yumna Ramadani Purnama
28 October 2026 09:40

PLN Siapkan Listrik Bersih untuk Hilirisasi Mineral Smelter Antam di Kolaka, Sultra (PLN)
PLN Siapkan Listrik Bersih untuk Hilirisasi Mineral Smelter Antam di Kolaka, Sultra (PLN)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Indonesia Mining and Energy Forum (IMEF) menilai rencana realokasi domestic market obligation (DMO) batu bara untuk smelter ke sektor kelistrikan belum tentu menyelesaikan persoalan pasokan batu bara PT PLN (Persero).

Alasannya, kebutuhan pembangkit listrik didominasi batu bara dengan kualitas medium atau medium rank coal (MRC) yang ketersediaan cadangannya terbatas.

Ketua IMEF Singgih Widagdo mengatakan pengalihan alokasi DMO smelter memang dapat membantu PLN dari sisi volume, tetapi tidak serta-merta dapat memenuhi kebutuhan pembangkit.


“Betul secara volume akan membantu PLN. Namun, [hal] yang perlu diingat kebutuhan PLN justru lebih besar membutuhkan cadangan dengan kualitas MRC sehingga tidak otomatis seluruhnya akan beralih ke sektor kelistrikan umum,” kata Singgih kepada Bloomberg Technoz, Rabu (28/10/2026).

Pembangkit listrik tenaga batubara Cirebon-1 di Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli

Menurut Singgih, pemerintah perlu memperhatikan ketersediaan cadangan batu bara kelas menengah dalam merumuskan kebijakan DMO ke depan.