Logo Bloomberg Technoz

Menperin Minta Toyota Pacu EV, Tak Cuma Hybrid

Ibnu Affan
27 October 2026 14:00

Toyota Land Cruiser FJ, Land Cruiser Hybrid danbZ4X Touring saat GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Toyota Land Cruiser FJ, Land Cruiser Hybrid danbZ4X Touring saat GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji meminta pabrikan otomotif asal Jepang, Toyota untuk lebih masif dalam memproduksi model baru mobil berbasis battery electric vehicle (BEV), tidak hybrid saja.

Hal ini ia ungkapkan usai menerima audiensi dari jajaran pimpinan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di kantor Kemenperin Jakarta hari ini, Selasa (27/10/2026).

"Kementerian Perindustrian menekankan supaya Toyota juga lebih concern lagi ke mobil electrical vehicle ya, di samping dengan sekarang hybrid sudah berjalan," ujar Sarmuji kepada wartawan usai pertemuan tersebut.


Sarmuji mengatakan, permintaan tersebut dilakukan di tengah rencana pemerintah yang juga ingin memberikan perluasan insentif bagi kendaraan hybrid, tak cuma BEV.

Di pasar Indonesia, Toyota saat ini memang lebih masif memproduksi mobil berbasis hybrid dengan model cukup banyak, tidak seperti BEV yang masih terbatas.

Produksi Double Cabin Buat Ekspor