Kredit BMRI Tumbuh 16%, Tembus Rp1.606 T hingga September 2026
Muhammad Fikri
24 October 2026 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatat total kredit secara bank only mencapai Rp1.606 triliun hingga September 2026, tumbuh 16% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 11,6%, mencerminkan ekspansi pembiayaan perseroan di tengah kondisi likuiditas yang masih menantang.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita W. Anggraini mengatakan pertumbuhan kredit tersebut mencerminkan dukungan perseroan terhadap aktivitas dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 17,7% YoY hingga September 2026, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada September tahun lalu sebesar 12,3%.
“Dengan total kredit mencapai Rp1,606 triliun, tumbuh 16% secara tahunan, Bank Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pertumbuhan yang tidak hanya kuat dan berkualitas, tapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat Indonesia” ujar Novita dalam Public Expose Bank Mandiri, Jumat (23/10/2026)
Meski DPK tumbuh lebih tinggi dibandingkan kredit, manajemen menyebut penguatan pendanaan tetap menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan kondisi likuiditas yang masih menantang, tercermin dari rasio loan to deposit ratio (LDR) berdasarkan rata-rata harian yang naik menjadi 94,8% pada kuartal III-2026, dibandingkan 93,6% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun posisi LDR pada akhir September 2026 tercatat sebesar 91%. Untuk memperkuat struktur pendanaan, Bank Mandiri berupaya memperluas basis nasabah, meningkatkan aktivitas transaksi, serta mengoptimalkan ekosistem bisnis perseroan.



























