Logo Bloomberg Technoz

Dasar Klaim BEI RI Tetap Resilien Meski Ada Ancaman MSCI

Muhammad Fikri
27 October 2026 12:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Net sell investor asing begitu deras. Namun, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim pasar modal domestik tetap resilien meski MSCI sejak awal tahun membekukan rebalancing konstituen indeks untuk Indonesia hingga membuka konsultasi standalone market.

Net Sell Sejak MSCI Buka Konsultasi Standalone Market untuk Indonesia:

  • 16 Oktober 2026: Rp3,34 triliun
  • 19 Oktober 2026: Rp1,72 triliun
  • 20 Oktober 2026: Rp2,19 triliun
  • 22 Oktober 2026: Rp1,40 triliun
  • 23 Oktober 2026: Rp1,28 triliun
  • 26 Oktober 2026: 1,85 triliun

Sejak konsultasi standalone market dibuka sampai kemarin, Senin (26/10/2026), nilai net sell investor asing mencapai Rp11,78 triliun.


Pada 21 Oktober 2026, terjadi net buy, namun nilainya hanya Rp12,49 miliar.

Sehingga, sejak awal tahun (ytd), net sell investor asing mencapai Rp96,72 triliun.