Logo Bloomberg Technoz

Diperberat Saham DCII dan BREN, IHSG Terpeleset ke Zona Merah

Muhammad Julian Fadli
27 October 2026 13:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terpeleset pada perdagangan Selasa (27/10/2026). Pada penutupan perdagangan Sesi I, Indeks kehilangan 0,32% di level 5.355.

Rentang perdagangan terjadi di rentang 5.418 hingga menyentuh 5.338.

Pelemahan IHSG juga sejalan dengan depresiasi nilai tukar rupiah yang sudah berada di Rp18.141/US$. Di sisi lain, meningkatnya tensi antara Indonesia–Singapura, masih tingginya harga minyak di level US$114/barel, dan tingginya outflow dana asing masih menjadi perhatian pasar, mengutip riset Panin Sekuritas.


Terlebih lagi sentimen wait–and–see menjelang rilis laporan keuangan perusahaan–perusahaan besar di Bursa Efek Indonesia. 

Data BEI memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp5,68 triliun dari 15,92 miliar saham yang ditransaksikan. Frekuensi perdagangan adalah 947 ribu kali diperjualbelikan.