Logo Bloomberg Technoz

Sarmuji juga mendorong Toyota untuk lebih masif mengekspor kendaraan yang telah diproduksi di Indonesia, khususnya model double cabin yang tengah di minati Australia.

Pemasok mobil double cabin di Negeri Kangguru tersebut saat ini berasal dari Thailand. Padahal, kata Sarmuji, Indonesia menjadi negara yang lebih dekat dengan Australia.

"Kita juga sarankan, kenapa enggak double cabin juga bisa diproduksi di Indonesia? Kalau ada keperluan untuk memperbaiki ekosistem mobil double cabin juga bisa kita lakukan," tutur dia.

Apalagi, Toyota belakangan juga tengah memacu ekspor yang terus mengalami peningkatan hingga tahun ini, baik dari sisi model, jumlah, maupun negara tujuan.

Hingga kuartal III tahun ini, Toyota melaporkan ekspor 223.696 unit kendaraan utuh atau Completely Built-Up (CBU), atau tumbuh sekitar 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejak ekspor perdana pada 1987 hingga September 2026, Toyota Indonesia juga telah mengirimkan 3.375.490 unit kendaraan utuh ke lebih dari 100 negara di Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Oseania.

"Itu yang kami terus tingkatkan. Dan mengenai BEV, kami sekarang sudah punya bZ4X produksi di Indonesia. Kami juga siap-siapkan untuk ke depannya model-model BEV yang bisa cocok dengan Indonesia," ujar Presiden Direktur TMMIN, dalam kesempatan yang sama.

(ain)

No more pages