Logo Bloomberg Technoz

ESDM: Seluruh RKAB Batu Bara 2026 Terbit, Kuota Ditambah

Azura Yumna Ramadani Purnama
24 October 2026 11:30

Tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim proses penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027 komoditas batu bara sudah rampung seluruhnya, tetapi terdapat sedikit penambahan kuota produksi dari kuota produksi yang disetujui sebesar 720 juta metrik ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengungkapkan telah menyetujui RKAB batu bara sekitar 720 juta metrik ton, ditambah sedikit relaksasi.

Tri memastikan relaksasi yang diberikan terbilang cukup kecil, bahkan masih membuat kuota produksi yang disetujui berada di sekitar 700 juta metrik ton.


“Untuk 2026, insyaallah case close lah. Ya, ada Pak Menteri menyampaikan ada relaksasi dikit [dari sekitar 720 juta metrik ton],” kata Tri kepada awak media, di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026), malam.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan harga batu bara Indonesia dengan kalori tinggi dengan kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kilogram (kg) GAR bergerak di sekitar US$154/metrik ton (mt).