Logo Bloomberg Technoz

PERTAMBANGAN

Bahlil Evaluasi 5 IUP Tembaga-Emas NTB-Papua Usai Disorot Prabowo

Sabrina Mulia Rhamadanty
23 October 2026 15:05

Bahlil Keluhkan Anggaran 2025 ESDM: Uangnya Kecil, Kerjanya Gede (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Bahlil Keluhkan Anggaran 2025 ESDM: Uangnya Kecil, Kerjanya Gede (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan tengah mengevaluasi lima izin usaha pertambangan (IUP) yang disorot oleh Presiden Prabowo Subianto.

Langkah tegas ini diambil menyusul sorotan dari Prabowo terkait dengan lima konsesi tambang yang menyimpan cadangan bernilai hingga US$300 miliar atau setara dengan Rp5.400 triliun.

"Di NTB dan Papua. Ada beberapa daerah, saya lupa, tetapi ada lima yang diminta untuk dievaluasi," ungkap Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (23/10/2026).


Saat dimintai konfirmasi mengenai komoditas dari konsesi tersebut, Bahlil menegaskan kelima izin tambang itu berfokus pada hasil bumi utama. “Tembaga sama emas,” ujar Bahlil.

ESDM Ancam Cabut 45 IUP Tambang Batu Bara yang Tak Penuhi Jaminan (Diolah)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan penting mengenai keberadaan lima konsesi pertambangan di Indonesia.