Logo Bloomberg Technoz

BBM BERSUBSIDI

Konsumsi Pertalite 2026 Bengkak, Bahlil Siapkan Opsi Tambah Kuota

Sabrina Mulia Rhamadanty
23 October 2026 14:25

Seorang petugas memindai kode QR di SPBU PT Pertamina di Pangkal Pinang, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Seorang petugas memindai kode QR di SPBU PT Pertamina di Pangkal Pinang, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah mengkaji opsi penambahan kuota bahan bakar minyak Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.

Kebijakan ini disiapkan menyusul adanya peningkatan konsumsi pada 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya di tengah fenomena perpindahan (shifting) konsumsi masyarakat dari bensin nonsubsidi RON 92 alias Pertamax ke RON 90 alias Pertalite.

Bahlil menjelaskan pemerintah masih melakukan penghitungan dan pengkajian mendalam terkait dengan proyeksi kebutuhan hingga akhir tahun ini.


"Pertalite nanti coba saya akan melakukan exercise [kajian] nanti pada akhir bulan ini, ya. Memang ada terjadi peningkatan dibandingkan dengan 2026, ya. Dibandingkan, eh, ada kenaikan," ujar Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (23/10/2026).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kantor Kementerian ESDM, Jumat (23/10/2026)./Bloomberg Technoz-Sabrina