Ekonom: Penyaluran Kredit Rp400 T Berisiko Picu Kredit Macet
Pramesti Regita Cindy
23 October 2026 20:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Langkah pemerintah menggelontorkan kredit hingga Rp400 triliun untuk menjangkau 28 juta keluarga dinilai ekonom berisiko memicu kredit macet dan salah sasaran.
Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai, risiko terbesar dari program tersebut sejatinya bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan potensi salah alokasi pembiayaan.
Pasalnya, kelompok sasaran seperti kelompok berpenghasilan rendah memiliki karakteristik pendapatan dan risiko usaha yang beragam.
"Risiko paling besar pada akhirnya adalah ketika kebijakan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan berubah menjadi ekspansi utang tanpa ekspansi produktivitas," kata Syafruddin kepada Bloomberg Technoz, Jumat (23/10/2026).
"Besarnya target dapat menciptakan insentif bagi bank, pemerintah daerah, dan lembaga penyalur untuk mengejar realisasi nominal, sementara kualitas proyek menjadi persoalan kedua," sambungnya.































