Logo Bloomberg Technoz

Investor Borong Surat Utang RI Jelang Pengumuman BI Rate

Tim Riset Bloomberg Technoz
23 September 2026 11:24

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar surat utang Indonesia menunjukkan tanda-tanda penguatan menjelang keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Yield surat utang terpantau turun hampir di semua tenor, dengan penurunan paling tajam terjadi pada tenor 5 tahun yang terpangkas sekitar 6,8 basis poin (bps) menjadi 6,87%. 

Pergerakan yield tersebut menunjukkan investor mulai meningkatkan permintaan di pasar obligasi pemerintah, terutama di tenor pendek hingga menengah. 

Melansir data Bloomberg, tenor 1 tahun bahkan terpangkas 4 bps ke 6,79%, disusul tenor 2 tahun turun 4,2 bps ke 6,81%. Sedangkan tenor 9 tahun turun 5,2 bps ke 7,06%. 


Sedangkan, penurunan yield pada tenor panjang lebih terbatas. Yield acuan 10 tahun terpangkas 1,6 bps saja ke 7,09%. Sedangkan, tenor 15 tahun turun 4,7 bps ke 7,12%, dan tenor 30 tahun turun 2,3 bps ke 7,21%. 

Pergerakan yield di pasar obligasi. (Bloomberg)

Pergerakan yield di tenor panjang menunjukkan langkah investor yang tampaknya masih berhati-hati untuk mengunci dana. Jessica Tasijawa, Fixed Income Analyst Mirae Asset, menyebut pergerseran investor asing di pasar surat utang ke tenor menengah hingga panjang, menunjukkan adanya perubahan strategi dari sekadar mengejar carry jangka pendek menuju perpanjangan durasi.