Logo Bloomberg Technoz

Konsensus Bloomberg: BI Rate Tetap di 5,75%

Redaksi
22 September 2026 13:29

Proyeksi BI Rate tetap ditahan di 5,75%. (Diolah dari Berbgai Sumber)
Proyeksi BI Rate tetap ditahan di 5,75%. (Diolah dari Berbgai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Survei Bloomberg terhadap 35 ekonom dan analis menghasilkan konsensus bahwa Bank Indonesia (BI) diperkirakan menahan BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi September, yang hasilnya akan diumumkan esok hari, Rabu (22/9/2026). 

Sebanyak 32 dari 35 ekonom memperkirakan BI mempertahankan suku bunga  di 5,75%. Artinya, konsensus pasar ini menunjukkan bahwa pasar tidak melihat kebutuhan bagi BI untuk kembali menaikkan suku bunga dalam RDG September, meski lingkungan eksternal masih menantang. 

Namun, 3 orang ekonom memperkirakan adanya kenaikan 25 basis poin menjadi 6%. Salah satu ekonom yang memperkirakan BI Rate akan naik adalah David Sumual, Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). 


Ia memproyeksikan BI rate akan naik 25 bps lantaran tekanan terhadap rupiah kian meningkat. "Bank sentral global seperti The Fed dan BoJ juga menaikkan suku bunga sehingga memberikan tekanan pada kurs mata uang emerging market seperti Indonesia," kata David kepada Bloomberg Technoz

David menambahkan, sampai akhir tahun BI Rate diperkirakan masih ada peluang naik 25-50 bps seiring dengan ekspektasi kenaikan Fed Rate sekali lagi pada Desember.