Logo Bloomberg Technoz

Survei BI: Kenaikan Harga Properti Melambat, Penjualan Turun

Redaksi
06 November 2026 13:53

Suasana rumah yang tidak terawat di perumahan subsidi Villa Kencana Cikarang, Kab Bekasi, Rabu (5/6/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana rumah yang tidak terawat di perumahan subsidi Villa Kencana Cikarang, Kab Bekasi, Rabu (5/6/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) periode kuartal III-2026. Masih terjadi pertumbuhan, tetapi makin terbatas. Sementara penjualan properti malah anjlok.

Pada Jumat (6/11/2026), BI mengumukan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal III-2026 sebesar 111,02. Tumbuh 0,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Laju tersebut melambat ketimbang kuartal II-2026 yang tumbuh 0,69% yoy. Catatan kuartal III-2026 menjadi yang terendah setidaknya sejak 2021.


Seccara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), IHPR tumbuh 0,12% pada kuartal III-2026. Juga melambat ketimbang kuartal sebelumnya yang naik 0,26% qtq.

IHPR (Sumber: BI)

"Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2026 menurun di seluruh tipe rumah. Secara keseluruhan, penjualan properti residensial di pasar primer masih terkontraksi sebesar 8,43% yoy," lanjut laporan BI.