Logo Bloomberg Technoz

BLOK MIGAS

Disabet Grup Hashim, Natuna D-Alpha Diramal Bisa Produksi 2030

Sabrina Mulia Rhamadanty
21 September 2026 11:20

Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai.
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai.

Bloomberg Technoz, Jakarta Praktisi senior industri minyak dan gas bumi (migas) Hadi Ismoyo memperkirakan bahwa produksi di Blok Natuna D-Alpha paling cepat baru dapat terealisasi pada 2030.

Hadi menjelaskan, secara teknis, Blok Natuna D-Alpha terbagi menjadi dua lapangan besar, yaitu; struktur AL dan struktur AP.

Struktur AP merupakan area reservoir yang kaya akan kandungan minyak bumi. Sementara itu, struktur AL merupakan reservoir gas alam raksasa yang menjadi daya tarik utama sekaligus tantangan terbesar di Blok Natuna D-Alpha.


“Terkait dengan waktu, struktur AP membutuhkan paling tidak empat tahun dari sekarang. Paling tidak bisa [mulai berproduksi paling cepat] pada 2030, tetapi dengan catatan fast track project,” ungkap Hadi saat dihubungi, Senin (21/9/2026).

Pekerja di anjungan minyak lepas pantai Shell Vito berlabuh di Kiewit Offshore Services./Bloomberg-Eddie Seal

Banyak Catatan