Logo Bloomberg Technoz

Presiden Donald Trump mengatakan dalam wawancara dengan Fox News bahwa ia “mungkin” terbuka untuk bertemu dengan mitranya dari Iran, Masoud Pezeshkian, di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pekan ini.

Pemimpin AS tersebut juga dijadwalkan menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping dan kemungkinan bertemu dengan negara-negara Teluk Persia.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan bahwa pesan tengah disampaikan antara kedua pihak.

Qatar, yang seperti negara-negara tetangganya di kawasan Teluk juga telah menjadi sasaran serangan rudal dari Teheran, merupakan salah satu mediator utama dalam konflik tersebut.

Harga minyak mentah telah melonjak tahun ini setelah perang mengganggu pengiriman energi melalui Selat Hormuz, jalur vital yang menghubungkan kawasan Teluk dengan pasar global.

Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS, mengatakan pada akhir pekan bahwa arus minyak mentah dan gas alam cair (LNG) yang melewati jalur perairan tersebut kini berada pada level tertinggi dalam enam bulan.

Trader juga mencari tanda-tanda lebih lanjut bahwa Riyadh telah membuat kemajuan dalam memulihkan operasi pipa East-West, jalur yang melintasi Arab Saudi menuju Laut Merah dan mengalami kerusakan akibat serangan pada awal bulan ini.

Saudi Aramco telah memberi tahu pelanggan kilangnya di Eropa bahwa mereka tidak akan mendapatkan alokasi minyak mentah pada bulan depan berdasarkan kontrak jangka panjang, setelah terjadinya gangguan pasokan.

Harga

  • Brent untuk kontrak pengiriman November turun 0,1% menjadi US$103,76 per barel pada pukul 06.46 waktu Singapura.
  • WTI untuk pengiriman Oktober turun 0,3% menjadi US$99,99 per barel.

Di luar Timur Tengah, Moscow Oil Refinery terkena serangan drone dalam serangkaian serangan yang merupakan serangan udara semalam terbesar Ukraina sepanjang tahun ini.

Kyiv terus menyerang infrastruktur energi Rusia dalam upaya yang telah memperketat pasar bahan bakar, terutama diesel.

Konflik di Timur Tengah dan Eropa secara bersamaan telah meningkatkan tekanan inflasi di seluruh dunia seiring melonjaknya harga energi. Kondisi tersebut terjadi setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga pekan lalu.

Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari mengatakan inflasi masih terlalu tinggi dan tekanan inflasi telah meluas di luar dampak kenaikan harga minyak.

(bbn)

No more pages