Jangan Salah, Ini 3 Cara Bedakan Beras Fortifikasi Asli dan Palsu
Referensi
18 September 2026 13:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Beras fortifikasi tengah menjadi perhatian setelah pemerintah menemukan sejumlah produk yang diduga tidak memenuhi standar kandungan sebagaimana tercantum pada label kemasan. Temuan tersebut membuat masyarakat perlu lebih memahami karakteristik serta standar produk beras fortifikasi sebelum membelinya.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengungkap adanya 25 merek yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi, tetapi diduga tidak memenuhi ketentuan. Pemerintah kemudian mengambil sejumlah langkah terhadap produk yang bermasalah, mulai dari penarikan dari peredaran hingga proses hukum terhadap pihak yang diduga terlibat.
Pemeriksaan beras fortifikasi dilakukan dengan mengacu pada standar yang berlaku. Di antaranya adalah SNI 9314:2024 yang mengatur kernel beras fortifikan serta SNI 9372:2025 mengenai beras fortifikasi.
Persoalan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Apakah beras fortifikasi yang memenuhi standar dapat dikenali hanya dengan melihat bentuk, warna, atau teksturnya?
Jawabannya tidak sesederhana itu. Tampilan fisik beras tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk memastikan kandungan vitamin dan mineral di dalamnya telah sesuai dengan ketentuan.






























