BPOM Investigasi Skin Booster dari Kulit Mayat
Dinda D
18 September 2026 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah menginvestigasi laporan mengenai produk skin booster yang menggunakan bahan dari jaringan kulit manusia atau donor manusia. Produk tersebut disebut telah digunakan di Korea Selatan.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan investigasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan mengenai produk tersebut dari media sosial. BPOM menurunkan tim dari Kedeputian 1 dan Kedeputian 4 untuk mengecek keberadaan dan peredaran produk tersebut di Indonesia.
"Ya, sekarang lagi diinvestigasi sama Kedeputian 1," kata Taruna saat ditemui usai rapat Komisi IX, di DPR, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).
Taruna mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah skin booster tersebut sudah masuk dan beredar di Indonesia. Menurutnya, tim BPOM perlu turun langsung ke lapangan untuk memeriksa produk yang dimaksud.
"Lagi diinvestigasi sama Kedeputian 1 dan Kedeputian 4. Jadi saya kira memang saya sudah dengar laporan itu, tapi kan kita harus turun ke lapangan untuk melihat produk-produk tersebut," ujarnya.
































