Logo Bloomberg Technoz

Serapan BBM Subsidi 11,5 Juta Kl hingga Agustus 2026, Naik 8,8%

Azura Yumna Ramadani Purnama
18 September 2026 11:40

Sebuah truk mengisi bahan bakar Solar di SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian
Sebuah truk mengisi bahan bakar Solar di SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Keuangan melaporkan realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sepanjang 1 Januari—31 Agustus 2026 mencapai 11,57 juta kiloliter (kl) atau naik 8,8% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 10,69 juta kl.

Kenaikan realisasi turut terjadi pada gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) 3 kg. Penyaluran subsidi LPG secara volume naik 2,6% sepanjang Januari—Agustus 2026 menjadi 5,04 juta ton.

Begitu juga dengan pelanggan listrik bersubsidi, yang sepanjang Januari—Agustus 2026 mencapai 42,3 juta pelanggan atau naik 2,1% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.


Secara umum, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan realisasi subsidi dan kompensasi secara kumulatif, termasuk sektor energi, sepanjang Januari—Agustus 2026 mencapai Rp331,4 triliun.

Suahasil menjelaskan realisasi subsidi dan kompensasi per 31 Agustus 2026 naik 52,1% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.