Isu Beras Fortifikasi Palsu, Saham Buyung Poetra (HOKI) Anjlok
Muhammad Julian Fadli
16 September 2026 13:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mendadak terpeleset ke zona merah pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (16/9/2026), tersengat sentimen beras fortifikasi palsu yang dibeber Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman.
Hingga 11:45 WIB, harga saham HOKI telah turun 1,82% mencapai level Rp54/saham. Harga saham HOKI bahkan sempat menyentuh level terendah sepanjang perdagangan hari ini di level Rp53/saham, penurunan ini mencerminkan tren bearish 3,64% point–to–point.
Penurunan ini menyeret tren turun sepanjang tahun 2026, hingga 26% year–to–date, yang juga memaksa market cap saham emiten Topi Koki Short Grain dan Topi Koki Setra Royale menguap Rp184 miliar menjadi Rp522 miliar.
Terpelesetnya harga saham HOKI terjadi usai sebanyak 7,6 juta saham diperdagangkan, menurut data Bloomberg. Nilai transaksi sebesar Rp412 juta dengan frekuensi sebanyak 496 kali diperjualbelikan.
Harga saham HOKI pun terus mendekati level psikologis saham ‘gocap’ atau saham Rp50, harga saham pun juga jauh di bawah harga Initial Public Offering (IPO). Kala perhelatan yang digelar pada 2017 lalu, di level Rp310/saham, biarpun saham HOKI sempat melangsungkan stock split.






























